Apa reaksimu jika orang yang kamu sukai orang yang selama ini kamu harapkan menyukai sahabatmu sendiri? Hal tersebut akan menimbulkan rasa bimbang untuk memilih salah satu diantaranya. Orang yang kamu suka atau sahabatmu sendiri? Suatu pilihan yang sangat berat. Tapi aku lebih memilih sahabatku sendiri orang yang selalu setia membantuku setiap saat selalu ada setiap aku gelisah atau mempunyai masalah. Orang yang selama ini menjadi teman baikku aku menganggapnya lebih dari teman, dia sudah kuanggap sebagai saudaraku. memang berat rasanya, sangat berat dan menyakitkan, tapi disinilah Tuhan mengujiku dan sahabatku. Aku berharap aku bisa menahan perasaanku, berusaha sabar dan tetap tegar.
Sabtu, 15 Desember 2012
Rabu, 28 November 2012
Maaf
Maafkan jika selama ini aku menggangumu. Maafkan jika selama ini aku hanya menjadi beban untukmu. Maafkan jika selama ini aku tak pernah membahagiakanmu. Maafkan jika selama ini aku hanya membuatmu menderita. Maafkan jika selama ini aku hanya membuatmu menangis. Maafkan jika selama ini aku selalu membuatmu kecewa. Maafkan jika selama ini aku tak pernah menjadi seperti apa yang kau harapkan. Maafkan jika selama ini aku membuatmu terluka. Tolong maafkan aku.
Untukku Untukmu
PENERIMAAN
Oleh: Chairil Anwar
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati
Aku masih tetap sendiri
Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi
Jangan tunduk! Tantang aku dengan berani
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Untukku sendiri
Sedang dengan cermin aku enggan berbagi
* Air dalam bertambah dalam
Hujan di hulu belum jadi teduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Oleh: Chairil Anwar
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Dengan sepenuh hati
Aku masih tetap sendiri
Kutahu kau bukan yang dulu lagi
Bak kembang sari sudah terbagi
Jangan tunduk! Tantang aku dengan berani
Kalau kau mau kuterima kau kembali
Untukku sendiri
Sedang dengan cermin aku enggan berbagi
* Air dalam bertambah dalam
Hujan di hulu belum jadi teduh
Hati dendam bertambah dendam
Dendam dahulu belum lagi sembuh
Sabtu, 24 November 2012
Akhir Pekan
Minggu-minggu yang sangat berat, menyakitkan, dan menyedihkan. Tugas, ulangan harian, hari yang tidak bersahabat, teman yang tak setia, orang yang selalu membuat hati perih, menghantui setiap saat di minggu ini. perlu kekuatan yang besar, tidur baru jam 1 atau jam 2 pagi. Kantung mata semakin besar dan semakin gelap, pertanda seseorang yang kekurangan waktu untuk tidur. Otak benar-benar berpikir keras dan tenaga semakin terkuras. Sungguh melelahkan. Biologi, mata pelajaran yang sangat menguras tenaga dan pikiran. Laporan yang harus ditulis tangan dengan rapi dengan menggunakan kertas A4 yang paling menyiksa diantara tugas-tugas yang lainnya. Landasan teori harus benar, penulisan yang sangat-sangat ilmiah, benar-benar membuat otak dan tenaga bekerja secara ekstra. Tetapi ini membuat para siswa merasa menerima tantangan. Siswa benar-benar harus memahami landasan teori sebagai dasar saat mengadakan praktikum. Akhir pekan menjadi hari yang penuh untuk beristirahat, terutama untuk tidur. Mengistirahatkan otak dan badan agar bugar kembali karena seminggu ke belakang ini telah bekerja dengan sangat keras. Minggu depan juga akan menjadi minggu-minggu yang melelahkan, karena minggu depan ulangan akhir semester ganjil menanti. Ditambah lagi orang-orang disekitar yang terkadang membuat keributan, menyakiti, dan menyebalkan. Orang yang selama ini selalu mendapat perhatian lebih walaupun ia tidak menyadarinya. Hal ini membuat perasaan menjadi tidak karuan dan tentunya hal tersebut sedikit mengusik konsentrasi belajar. Semoga minggu depan bisa terlewati dengan sempurna. Hanya diperlukan kerja keras, selalu berusaha, dan selalu berdoa.
Rabu, 21 November 2012
Separah itukah aku? Apa salahku selama ini? Mengapa setiap orang selalu mempermainkanku? Mengapa tak pernah ada ketulusan? Mengapa hanya orang-orang besar yang dapat memenangkan segalanya? Sedangkan yang kecil hanya mendapat kucilan? Apa dunia ini adil? Apa ini takdir? Apa memang benar semua ini terjadi karena kesalahanku?
Haruskah aku pergi mencari sisi yang lebih bersahabat? Haruskah aku memulai lagi dari awal? Haruskah aku mengorbankan diriku sendiri? Mengapa hanya perih yang kudapat? Mengapa hanya luka yang kuterima? Mengapa hanya sakit yang kurasakan? Mengapa hanya tangis yang kualami? Adakah orang yang mau menahan perih bersamaku? Adakah orang yang mampu mengobati luka ini? Adakah orang yang mau menahan sakit ini bersamaku? Adakah orang yang mampu menghapus tangisanku?
Langganan:
Postingan (Atom)